Mengenal Ruang Kerja Microsoft PowerPoint  – Ketika  Anda  mengenal dan membuka ruang kerja Microsoft  PowerPoint,  akan  muncul  sebuah slide presentasi kosong seperti berikut.

  1. Quick Access toolbar Menampilkan tombol pintas dan perintah yang sering digunakan.
  2. Tab File Berisi perintah yang berkaitan dengan pengolahan slide presentasi, di antaranya Save, Save As, Open, Close, Info, Recent, New, Print, Save and Send, dan Help.
  3. Bar judul Menampilkan judul slide presentasi yang sedang dibuka.
  4. Control box Mengatur jendela slide presentasi di antaranya untuk minimize (memperkecil), maximize/restore (memperbesar), atau close (menutup presentasi).
  5. Ribbon Terdiri dari beberapa Tabs yang mengorganisasikan berbagai objek sesuai dengan jenis fungsinya.
  6. Slide pane Menampilkan slide yang tersedia dalam slide presentasi yang dibuka (aktif).
  7. Ruang kerja slide Microsoft PowerPoint dimulai dengan satu slide presentasi baru Presentation1) dengan tema Title Slide yang menampung teks untuk judul utama (title) dan sub judul (sub title).
  8. Notes pane Menampilkan catatan tambahan yang perlu Anda sampaikan saat presentasi.
  9. Slide indicator Menampilkan informasi halaman slide aktif di mana Anda sedang berada dan jumlah slide yang tersedia dalam presentasi tersebut.
  10. Tombol View Mengubah cara tampilan slide presentasi.

Menggunakan Ribbon Microsoft PowerPoint

Sejak  PowerPoint  2007,  Microsoft  telah  memperkenalkan antarmuka pengguna baru dalam bentuk Ribbon yang dirancang untuk mempermudah pengguna memilih  perintah dan fungsi  di PowerPoint.

  1. Tabs Menampilkan berbagai fungsi yang saling berhubungan dengan fungsi tertentu (misalnya, tab Animations untuk mengatur efek animasi) di slide presentasi.
  2. Groups Dalam setiap tab, berbagai fungsi yang terkait (misalnya, Font) dikelompokkan dalam satu grup untuk memudahkan seleksi.
  3. Tombol perintah Ikon (misalnya, Align Text Align) yang mewakili perintah yang sering digunakan tampil dalam grup masing-masing.
  4. Dialog box launcher Ikon kecil yang terletak di sudut kanan bawah masingmasing grup pada setiap tab yang berfungsi untuk menampilkan kotak dialog (misalnya, Paragraph) atau task pane terkait saat di-klik.

Melakukan Konfigurasi Awal

Dengan konfigurasi yang tepat, Anda dapat bekerja dengan lebih nyaman dan cepat. Sebelum mengatur konfigurasi tersebut, perlu diketahui  bahwa  Microsoft  PowerPoint  yang  digunakan  dalam buku  ini  adalah Microsoft  PowerPoint  2010.  Namun  jika  Anda menggunakan  versi  lama  atau  versi  terbaru,  yaitu  Microsoft PowerPoint  2016,  cara  yang  digunakan  relatif  hampir  sama meskipun ada sedikit perbedaan.

Baca juga: Materi Tutorial Mengoperasikan Microsoft Access dari A-Z

Mengamankan Presentasi dengan AutoRecover

PowerPoint memiliki fitur AutoRecover yang dapat menyimpan file  sementara  yang  sedang  Anda kerjakan  secara  otomatis,  jika terjadi masalah dengan komputer Anda (misalnya, listrik mati).

  1. Pilih tab File > Options lalu pada kotak dialog PowerPoint Options, pilih opsi Save.
  2. Pada bagian Save presentations, masukkan folder yang akan di tetapkan sebagai default folder pada AutoRecover file location.
  3. Klik OK apabila selesai.

Anda juga dapat menetapkan direktori default pada opsi Default file location  di  mana  PowerPoint  akan  menyimpan  dan membuka  slide  presentasi  Anda secara  otomatis  dalam direktori default yang telah Anda tentukan selanjutnya.

Cara  ini  akan  memudahkan  Anda  untuk  membuka  dan menyimpan  slide  presentasi  Anda  tanpa  harus  mencari  folder tersebut terlebih dulu.

Sumber: Christopher Lee, 2017. Belajar Microsoft PowerPoint (Mahir) Step-by-Step. Penerbit PT Elex Media Komputindo. Jakarta