Pengertian dan Bentuk Kata Singular Plural Form – Bentuk Singular atau berbentuk satu, karena jumlahnya masing-masing itu. bentuk plural atau berbentuk jamak, karena jumlahnya masing-masing lebih dari satu. kata-kata the chair, the cat dan the house tersebut di katakan sebagai singular. kata-kata the chairs, the cats dan the houses tersebut dikatakan sebagai plural.

Example Singular:

  • the  chair is one = kursi itu satu
  • the cat is one = kucing itu satu
  • the house is one = rumah itu satu

Example Plural:

  • the chairs are five = kursi itu lima
  • the cats are many = kucing itu banyak sekali
  • the houses are hundred = rumah itu seratus

Example:

  • To open = membuka
  • To smoke = merokok
  • To walk = berjalan
  • to bring = membawa
  • to take = mengambil
  • to read = membaca
  1. kata-kata seperti pada contoh di atas dinamakan kata kerja (sesuai dengan definisi).
  2. untuk menyebutkan verb yang lepas harus diawali dengan “to”
  3. sebetulnya untuk menyebutkan verb atau kata kerja bahkan tidak cukup hanya dengan menyebutkan satu saja, karena setiap verb itu mempunyai penggunaan berbeda-beda.

Contoh: 

  • to open – opened – opened
  • to take – took – taken

Example:

istilah untuk verb:

  1. infinitive (kata kerja asal)
  2. preterite (kata kerja telah lampau/dianggap sudah basi)
  3. past participle (kata kerja telah lampau tapi belum basi)

Regular verb (kata kerja beraturan)

  • to walk – walked – walked
  • to open – opened – opened
  • to smoke – smoked – smoked
  • to study – studied – studied

Irregular verb (kata kerja tidak beraturan)

  • to bring – brought – brought
  • to take – took – taken
  • to read – read – read
  • to meet – met – met
  • to do – did – done

Explanation (keterangan):

istilah infinitive, preterite, dan past participle hanya untuk verb saja. tetapi apabila verb yang berbentuk infinitive, preterite dan past participle itu sudah dibuat kalimat sesuai dengan bermaca-macam jenis tenses atau bentuk waktunya maka istilah inifinitve, preterite, dan past participle itu hilang berganti menjadi istilah waktu (tenses) seperti berikut:

Istilah tenses (macam-macam jenis waktu)

a.

  1. simple present tense
  2. present continuous tense
  3. present future tense

b.

  1. past tense

c.

  1. present perfect tense
  2. past perfect tense

Explanation (keterangan):

  • seperti di atas tadi sudah ditegaskan seandainya kita mengucapkan verb yang lepas ciri khas ucapan verb itu harus di awali dengan prefix “to”
  • menyebutkan verb yang lepas tanpa prefix “to” adalah merupakan kecerobohan berbahasa di dalam english grammar (tata bahasa inggris) maupun pengucapan lisan sehari-hari.

Example:

Q = apakah bahasa inggrisnya berjalan, membuka, merokok, menari dan belajar?

A = bahasa inggrisnya berjalan =  to walk – walked – walked, membuka = to open – opened – opened, merokok = to smoke – smoked – smoked, menari = to dance – danced – danced, belajar = to study – studied – studied

pengucapan verb lepas perlu dengan prefix “to” ini perlu sekali apabila kita membedakan dengan mengucapkan adjective atau kata sifat. sehingga setelah tiba saatnya kita mulai menyusun, merangkai dan membuat kalimat tidak menjadi kacau balau karena tidak dapat membedakan antara verb dengan adjective. (Baca juga: Pembahasan Part of Speech Noun (Kata Benda))

Sumber: Yan Pramadya Puspa. Principal English Grammar Sistim 16 Jam. Penerbit aneka ilmu Semarang.