You Can Speak English, No Practice is Nothing, Bro – bahasa inggris atau english language, if you do not practice, you will get nothing. Ini sebagai bentuk konsistensi dan pengamalan untuk selalu mengingat apa yang kita tahu atau baru tahu. This is my story I would like to share.

Dulu waktu saya sekolah, guru saya sering berpesan kepada murid-muridnya, beliau berkata seperti ini; “yang Namanya Bahasa kalau tidak dipraktekkan, itu akan hilang ilmunya. Bahasa apapun itu, baik Bahasa arab, Bahasa inggris atau Bahasa lainnya.” Itu yang saya rasakan Ketika bersekolah. Dan tentu benar, perlahan-lahan kalau sering komunikasi Bahasa sendiri, ya lupa Bahasa inggrisnya. Akan tetapi, dari situlah saya termotivasi untuk selalu bisa mengamalkan Bahasa yang saya bisa yakni Bahasa inggris.

Baca juga: 4 Prosedur belajar dari Kesalahan Bahasa Inggris

Murid-murid saya pernah bertanya, pak bagaimana sih kita bisa Bahasa inggris? Lalu saya jawab minimal kita kuasai kosakatanya terlebih dahulu, untuk grammaticalnya itu bisa nanti kita pelajari. Berangkat dari pertanyaan itu, saya coba berbagi pengalaman saya kepada mereka bahwa sejak duduk dibangku SMA saya termotivasi untuk pingin bisa bahasa inggris, kemudian saya melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi mengambil program studi Pendidikan Bahasa inggris agar terus mengetahui pengetahuan-pengetahuan yang ada dalam Bahasa inggris tersebut. Dipertemuan pertama saya duduk dibangku kuliah semua dosen yang mengajarkan tentang mata kuliah kejuruan/kejurusan semua berbahasa inggris dalam menerangkan setiap materinya. Dan pertama kalinya saya bingung kalau Bahasa kerennya cengo, sampai kita berpendapat itu dosen nerangin apa yah? Heheheh. Karena dosen sering mengamalkan pengajarannya dengan menggunakan Bahasa inggris, perlahan-lahan saya mengerti walaupun secara memori otak itu tidak bisa tersampaikan dan ini bisa dilalui dengan pemahaman secara scanning atau menyeluruh.

Baca juga: Aplikasi Puzzle Melatih Berbicara Bahasa Inggris

Konsistensi pembelajaran Bahasa inggris ini saya tetap terjaga, untuk berkarir menjadi tenaga pendidik disebuah Lembaga sekolah negeri, artinya konsistensi disini masih dalam koridor ke-bahasa inggris-an. Setiap saya memulai mentransformasi pengetahuan terlebih dahulu saya membuka Kembali materi-materi untuk disampaikan kepada peserta didik. Kita pahami lagi, kita talar Kembali, dan kita bisa mengamalkannya kepada mereka. Artinya setiap ilmu yang didapat, kita perlu mengamalkannya agar tidak menjadi pelupa.

Ada dalam satu kata mutiara dari Bahasa Arab yang berbunyi; “Al Ilmu bi Laa ‘Amalin Ka Syajari bi Laa Tsamarin”. Yang artinya ilmu tanpa diamalkan, bagaikan pohon yang tidak berbuah. Karena membutuhkan pengamalan kepada suatu ilmu agar tidak lupa, perlu dijaga agar kita tidak melakukan maksiat. Seperti ada pepatah mengatakan; “Al Ilmu Nuurun Wa Nuurullaahi La Yuhda Lil ‘Aashi”. Yang artinya ilmu itu bagaikan cahaya, dan cahaya itu tidak diberikan kepada mereka yang suka bermaksiat.

Konsistensi dalam mengamalkan ilmu bahasa inggris yaitu dengan cara selalu dipraktekkan, bisa dengan teman sekolah, teman sepermainan, keluarga dan kerabat. Mempraktekkan bisa dengan berbagai cara yaitu dimulai dari kita sedikit demi sedikit mengulas kosakata yang sudah diketahui maknanya, minimal kata benda disekeliling kita, kemudian kita buat satu kosakata Bahasa inggris kedalam kalimat. Contohnya saya tahu Bahasa inggrisnya pergi adalah go, bila dibuat kalimat I go. Susun kalimat berdasarkan subjek-subjek aja dulu kemudian dilanjutkan dengan objeknya menjadi I go to school. Coba teman-teman rubah subjek dan objeknya secara bergantian. Misalnya; I go to the market, you go to the kitchen dan lain sebagainya.

Baca juga: 3 Hal yang Perlu Diketahui Membuat Video Belajar

Kemudian selanjutnya kita mengenalkan apa saja kata benda, kata sifat, kata keterangan dan lain-lain itu bisa kita dapatkan di buku-buku grammar atau sumber di internet semuanya mudah. Setalah itu baru kita memulai mempelajari keterangan waktu (tense) dari tiga jenis keterangan waktu tersebut. Didalamnya ada keterangan waktu masa lampau (past), masa sekarang (present), dan masa yang akan datang (future).

Demikian sedikit bercerita dari pengalaman dan bentuk pengamalan saya. Bila ada kekeliruan, mohon dimaklum yah. Sampai ketemu lagi di artikel-artikel lainnya yah. Semoga bermanfaat yah! Aamiin…

disini saya lampirkan sebuah video dari channel youtube saya, sebagai penambah wawasan dari dasar untuk belajar bahasa inggris, silahkan ditonton, dan jangan lupa, like subscribe, and share.

Video Pertama

Video Kedua